Pemecah Rekor Bikin SIM Tercepat di Northern Territory

Pertama sampai ke Australia ingin sekali langsung jalan-jalan keliling melihat suasana kehidupannya gimana sih keadaannya maklum belum pernah keluar negeri. Ingin sekali melihat seluruh kota Darwin rasanya tapi apa daya tidak ada kendaraan, lalu beberapa minggu terpaksa naik bis. Kurang bebas rasanya pengin naik motor kayak di Malang, kemana-mana naik motor kesayangan. Akhirnya aku membeli motor karena saat interview kerja di hotel mereka mengingikan aku kerja subuh, padahal ending-endingnya gagal dapat kerjaan itu, but anyway that’s life. Tapi bersyukur sekarang aku punya motor kemudian berbekal SIM Internasional dari Indonesia aku keliling2 kota dengan biaya irit yeah!!! dari pada naik bis tiap naik $3 atau kupon seminggu $20 lebih baik motor 2minggu $5. Kemudian saya dengar dari teman2 saya orang eropa, katanya kalau punya SIM Internasional bisa di konversikan jadi SIM Northern Teritory tanpa test lagi. Mendengar kabar baik itu saya langsung pagi ke MVR(SAMSAT kalau di Indonesia) Casuarina untuk melakukan konversi, biar punya SIM Australia biar bisa sombong di Indonesia Hahahaha. Pas sampai di MVR kaget bukan kepalang Indonesia masuk negara Unrecognized Country… atau negara yang tidak dikenali. Hiduplah Indonesia Raya!!!. Yang paling bikin sedih lagi SIM Internasionalnya hanya diakui berlaku selama 3 Bulan dan saya harus test dari awal semua.

Test awal adalah Test Teori nanti dapat plat L kemudian Test Praktek nanti dapat plat P setelah plat P dipasang selama 2 Tahun baru boleh kemana-mana tanpa plat apapun.

Plat L(Lulus Teori) dan Plat P(Lulus Praktek)

Biasanya Test Teori ke Test Praktek harus menunggu 6 Bulan, tapi kemudian saya bilang ke petugasnya kalau saya sudah naik motor selama separuh hidup saya. Akhirnya petugasnya bilang setelah lulus Test Teori kamu bisa langsung Test Praktek kapanpun kamu mau.
5 Agustus 2016 Test Teori Motorbike gagal karena pas Test baru buka soalnya rasanya mau nangis… Bahasa Inggris bro soalnya!!! banyak istilah yang kurang paham. Ngak belajar juga sih.. Hahahaha.
8 Agustus 2016 Test Teori Berhasil karena di bela-belain 30 menit belajar dan saya dapat SIM NT untuk motor

Loh tapi kan judulnya “Pemecah Rekor Bikin SIM Tercepat di Northern Territory”

Sabar ya… Tulisan diatas itu cuma Intro.
Karena sudah paham tentang Test Teori saya ingin mengambil Test Teori mobil, untuk mobil di Indonesia saya ngak pernah naik mobil dan ngak punya SIM Indonesia apalagi SIM Internasional. Jadi saya harus Test SIM mulai dari dasar sama kayak warga negara Australia dari Test Teori kemudian lulus dapat plat L harus menunggu 6 Bulan untuk ke Test Praktek, plat L kalau menyetir harus didampingi orang yang sudah punya Lisensi professional. Langkah selanjutnya Test Praktek kalau lulus nanti dapat plat P yang harus dipasang di mobil selama 4 Tahun, kamu dapat menyetir sendiri tanpa perlu didampingi.

15 Agustus 2016 Test Teori Mobil Lulus hanya butuh waktu 7 menit dengan belajar 15 menit
Itukah yang memecahkan rekor…??? Bukan!!

Inilah awal kesalahan Sistem MVR setelah saya lulus SIM NT motor saya diminta petugas katanya mau dikasih Full Lisensi karna saya sudah lulus Test Teori motor dan mobil. SIMnya kemudian di kembalikan yang bertambah hanya tulisan di belakang SIM motor saya adalah jangan berkendara lebih dari 80km/hour. Wow keren saya punya SIM full lisensi motor dan mobil. Setelah itu saya coba belajar berkendara dengan orang-orang terdekat di daerah sekitaran Darwin.

22 Desember 2016 Test Praktek Mobil Gagal karena kurang fokus mendengar perintah sehingga saya belok melawan arus dan terakhir pas parkir tiba saya batuk dan mobilnya naik ke pedestrian. Hahahaha sedih banget itu padahal dibelokan terakhir, cuma gara-gara 2 kesalahan di 2 menit terakhir ujian selama 40 menit gagal total

09 Januari 2017 Test Praktek Mobil Lulus dengan sangat memuaskan tanpa ada kendala apapun

  • Kuitansi Test Praktek Mobil

11 Januari 2017
Jam 10:00 Pergi ke MVR untuk membawa hasil test praktek mobil buat mendapat plat P supaya saya bisa menyetir sendiri tanpa didampingi lagi.
Jam 10:15 Setelah mengantri saya dipanggil petugas loket, kemudian saya menunjukan hasil test praktek dan SIM saya. Petugas kemudian terlihat binggung melihat SIM saya lalu dia pergi bertanya ke meja pegawai senior disitu mereka berdua kemudian mengecek file SIM saya di komputer pegawai senior tersebut, 5 menit kemudian satu orang pegawai datang lagi untuk melihat apa yang terjadi, lalu bertambah satu lagi dan lagi. Tidak terasa 5 orang pegawai MVR melihat file saya di komputer kemudian karena telihat masih bingung dan akhirnya mereka membawa SIM saya ke Manejer MVR.

Jam 11:00 Masih menunggu sambil dalam hati saya bertanya2 dosa apa yang saya lakukan sehingga 5 pegawai MVR memandang file saya bersama2

Jam 11:15 Nama saya dipanggil oleh pegawai senior kemudian dia menjelaskan kalau SIM NT selama ini yang saya gunakan hanya berlaku untuk motor saja, karena di bagian depan SIM tidak dicetak tulisan untuk mobil. Jadi rupanya karena salah cetak selama ini saya belajar menyetir dan test praktek mobil hanya menggunakan SIM NT Motor. Dan yang paling parahnya lagi sudah pakai SIM NT Motor saya melakukan test praktek dan LULUS meski baru memiliki SIM selama 5 bulan dari ketentuan yang berlaku harus menunggu 6 Bulan baru boleh Test Praktek, saya baru 5 bulan dan lulus, ini yang menjadikan saya sebagai pemecah rekor bikin SIM Mobil tercepat dari ketentuan yang berlaku di NT. Saya mendahului ketentuan hukum yang berlaku karena human error, hal seperti ini cukup memalukan karena terjadi di negara maju. Yang paling parahnya lagi rupanya setelah saya Lulus teori test mobil sebelumnya saya telah melakukan pembayaran secara double. Sekarang saya dibuatkan SIM baru yang ada tulisannya motor dan mobil untuk plat L dibagian depan SIM dan SIM lama yang bermasalah ditarik kembali oleh MVR.

SIM baru yang ada (L)nya untuk mobil di bagian depan

Saya dijanjikan SIM baru lagi tanggal 14 Februari 2017 yang ada plat Pnya untuk Mobil karena harus menunggu 6 Bulan sesuai ketentuan yang berlaku dan MVR juga berhutang $8 ke saya karena saya telah membayar double pas test teori. Hahhaha rupanya negara maju juga bisa error juga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *